MII – Maluku – Seorang prajurit TNI AD berhasil merangkul masyarakat di Kabupaten Halmahera Timur ( Haltim ) untuk menghibahkan lahan seluas 400 hektar. Prajurit tersebut adalah Mayor Inf Iqbal Hanafi, personel dari Korem 152/Baabullah. Dilansir dari keterangan Penkorem 152, Jumat (22/5/26), lahan yang dihibahkan nantinya akan digunakan untuk kepentingan pembangunan Markas Komando Daerah Militer ( Kodam ) di wilayah Maluku Utara.

Dijelaskan Iqbal berhasil menjalankan tugas teritorial dengan pendekatan humanis dan persuasif, sehingga masyarakat Kabupaten Halmahera Timur memberikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Kodam di Maluku Utara. “Pembangunan Kodam di wilayah Maluku Utara diharapkan dapat memperkuat sistem pertahanan serta meningkatkan pelayanan dan pengamanan wilayah, khususnya di kawasan timur Indonesia,” tulis keterangan Penkorem 152.

Raih Penghargaan dari Pangdam XV/Pattimura
Atas prestasinya ini, Iqbal menerima penghargaan langsung dari Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktifnya dalam membangun komunikasi dan pendekatan dengan masyarakat sehingga masyarakat secara sukarela mengibahkan tanah seluas 400 hektar Untuk TNI AD.

“Prestasi ini menjadi contoh positif bagi seluruh prajurit dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial serta menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat,” kata Pangdam saat menyerahkan penghargaan tersebut beberapa waktu lalu.

Sebenarnya keberhasilan pendekatan TNI AD di masyarakat juga dilakukan prajurit lain. Total ada empat prajurit yang juga mendapatkan penghargaan dari Pangdam XV/Pattimura. Mereka adalah Pelda Amran Latukaisupi, Bamintuud Jasdam XV/Pattimura, yang mampu menggalang masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Barat untuk menghibahkan tanah seluas 40 hektar guna mendukung Yon TP 865/Satria Manewata.

​Kemudiam, Kapten Inf Yus Budi Harto, Danramil 1501-03/Jailolo yang mendapatkan apresiasi atas inisiatifnya memulangkan, mengamankan, dan membangun kembali rumah sebuah keluarga yang sempat diusir warga akibat tuduhan tidak terbukti.

Selanjutnya, aksi heroik Kopda Mario Gino, Babinsa Desa Todowongi, yang viral saat menggendong siswa sekolah menyeberangi sungai, berhasil memicu perhatian Kementerian Pekerjaan Umum hingga akhirnya dibangun sebuah jembatan gantung senilai Rp7 miliar. Apresiasi tinggi juga diberikan kepada Letkol Inf Hendra Surya Ningrat, Kasbrig 27/Nusa Ina, atas aksi penyelamatan dramatis sepasang suami istri yang nyaris tenggelam di perairan laut Kepulauan Tanimbar saat ia masih menjabat sebagai Dandim 1507 / Saumlaki. create by Dony Badak