MII – Bogor – Pembangunan jalur baru pengganti Jalan Saleh Danasasmita, Batutulis, Kota Bogor, yang ditutup permanen karena longsor dimulai. Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan alat berat mulai masuk ke lokasi.
“Saya melihat alat-alat berat telah masuk secara bertahap dan proses awal pembangunan sudah dimulai,” kata Dedie Rachim di Bogor, Jumat (29/5/26).

Dedie mengatakan jalur baru pengganti Jalan Danasasmita dibangun dengan panjang 300 meter dan lebar 8 meter. Lokasi pembangunan tidak jauh dari jalur lama dan sebagian tetap tersambung ke Jalan Danasasmita.

“Total anggaran adalah Rp 21,2 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat. Kemudian, item pekerjaan terdiri dari pembangunan konstruksi, termasuk juga penguatan tebing dan jalur pedestrian,” kata Dedie.

Dedie mengatakan ada juga pekerjaan tambahan untuk membangun Leuweung Batutulis serta taman di lokasi eks jalur lama Jalan Saleh Danasasmita. Penataan akan dilakukan di Jalan Lawanggintung yang bersambung dengan Jalan Saleh Danasasmita.

“Tujuannya satu paket dengan trase baru Batutulis, jadi diharapkan penyelesaiannya bersamaan. Termasuk penataan di sepanjang Lawang Gintung, tadi saya sudah meminta Pak Camat untuk melakukan peneguran serta pembongkaran agar saat peresmian semuanya sudah rapi, bersih, dan tertata,” kata Dedie.

Untuk diketahui, Jalan Saleh Danasasmita ditutup permanen setelah longsor pada awal Maret 2025. Sejak itu, Pemkot Bogor menutup permanen jalan utama menuju wilayah Bogor Selatan hingga perbatasan Sukabumi menuju pusat pendidikan, rumah sakit, hingga pasar di pusat kota.

Selama Jalan Danasasmita ditutup, warga yang bertujuan ke kawasan pusat Kota Bogor, harus menggunakan sejumlah jalur alternatif melewati permukiman, hingga kawasan perumahan. Dengan begitu, waktu tempuh perjalanan menjadi bertambah lama. create by Gunawan Suhendar