MII – Bogor – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyampaikan apresiasi kepada enam kecamatan yang telah mengakselerasi Program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat ( KBM ) selama dua pekan terakhir. Tercatat sebanyak 848 warga mengikuti program PKBM di Kota Bogor. Kemajuan program PKBM itu disampaikannya saat menjadi pembina apel rutin yang dilaksanakan di Balai Kota Bogor, Senin 8 Juni 2026.
“Dan sekarang mereka sudah bisa bersekolah lagi. Tidak butuh waktu lama. Kalau kita fokus, konsisten, dan istiqamah, insyaallah dalam lima tahun angka putus sekolah bisa nol,” ujar Jenal Mutaqin. Menurutnya, upaya tersebut menjadi bukti bahwa momentum HJB ke 544 bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan benar-benar menjadi kado bagi masyarakat Kota Bogor.
Untuk itu, Jenal Mutaqin menegaskan bahwa semangat gotong royong di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor harus terus dikobarkan. Saling menyemangati dan mengingatkan, lanjutnya, menjadi hal yang wajib dilakukan oleh setiap aparatur. “Di media sosial, Pemkot Bogor seolah dinarasikan tidak bekerja. Namun kembali lagi, yang menentukan itu semua adalah masyarakat yang langsung mendapatkan manfaatnya,” katanya.
Jenal Mutaqin juga mengingatkan bahwa indikator keberhasilan dan capaian pembangunan harus didukung oleh data yang akurat. Karena itu, pada sisa masa jabatan Waki Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan Jenal Mutaqin, berbagai indikator pembangunan harus terus menunjukkan perbaikan. “Camat dan lurah harus terus melakukan harmonisasi data serta berkolaborasi dengan kepala OPD terkait,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keberhasilan sebuah program berawal dari niat yang tulus, kerja ikhlas, dan semangat kolaborasi. “Keberhasilan dimulai dari niat yang tulus, kerja ikhlas, dan kolaborasi. Terus bergotong royong. Kalau tidak sekarang, kapan lagi. Dan kalau bukan kita, siapa lagi,” tutup Jenal Mutaqin. create by Gunawan Suhendar




