MII – Gresik – Kenaikan harga Pertamax saat tengah malam membuat pengendara beralih lagi Pertalite. Antrean panjang Pertalite terjadi di sejumlah SPBU di Surabaya maupun di Gresik setelah Pertamax secara resmi mengalami kenaikan sebesar Rp 3.950.
Pantauan wartawan di Jatim di salah satu SPBU Pertamina 54.601.119 di Lidah Kulon, Lakarsantri Surabaya, baik kendaraan roda 4 maupun roda 2 mengantre untuk mengisi Pertalite. Pemandangan ini tidak seperti hari-hari biasa.

Antrean terjadi sejak pagi hingga siang sekitar pukul 12.30 WIB. Panjang antrean bahkan meluber dari SPBU hingga mencapai badan jalan menuju Citraland. Sementara pengisian Pertamax di SPBU itu menjadi lebih sepi dari biasanya. Imam, salah satu pengendara motor asal Jalan Jeruk mengaku kaget dengan kenaikan harga Pertamax per 10 Juni 2026. Dia sempat mendatangi SPBU di Lidah Wetan tetapi di sana juga terjadi antrean panjang pengisian Pertalite.

“Kaget dapat info tadi pagi katanya BBM pertamax naik hingga Rp16 ribuan. Tadi mau isi di Lidah Wetan, tapi antre, makanya ke sini karena biasanya antreannya nggak panjang. Ternyata sama saja,” katanya, Kamis (11/6/26).

Pemuda 29 tahun itu terpaksa berpindah ke BBM Pertalite imbas harga BBM Pertamax yang naik hampir Rp 4.000 per liter. Imam terpaksa kembali mengisi kendaraan dengan Pertalite supaya bisa berhemat di tengah sulitnya perekonomian. “Biasanya saya isi Pertamax terus. Tapi kalau naik seperti ini ya terpaksa pindah Pertalite yang lebih murah. Asal bisa jalan aja buat kerja. Apalagi kondisi sulit begini mas,” ujarnya saat ditemui wartawan.

Tak hanya pengendara roda dua, Renaldi, warga Wisma Lidah Kulon rela mengantre mengisi Pertalite untuk mobilnya. Ia sempat menyesal tidak mengisi Ppertamax sebelum mengalami kenaikan harga. “Biasanya malam saya isi, tapi kemarin malam udah lelah, jadi saya tunda. Ternyata Pertamax naik diam-diam di tengah malam. Tau gitu kemarin malam saya isi,” kata Renaldi.