MII – Gresik – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan terus ditunjukkan secara nyata di tingkat tapak. Melalui aksi pembinaan teritorial, Babinsa Koramil 0817 / 09 Balongpanggang, Sertu Hari S, turun langsung mendampingi dan menggembleng pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah ( UMKM ) kerajinan celengan di Desa Jombangdelik, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.
Lewat agenda anjangsana dan Komunikasi Sosial ( Komsos ) yang gayeng, Sertu Hari S menyambangi rumah produksi milik Ibu Yanti dan Ibu Sinta. Dua perempuan tangguh ini merupakan perajin lokal yang telah lama konsisten menekuni usaha pembuatan celengan kreatif berbahan dasar gipsum.
Kunjungan ini tidak sekadar menjadi ruang silaturahmi antara aparat komando kewilayahan dan warga, melainkan bertransformasi menjadi wadah bertukar gagasan strategis guna mengerek daya saing produk lokal agar semakin kompetitif di pasaran regional. Dalam sesi diskusi, Sertu Hari S mendorong para perajin untuk tidak lekas puas dan terus memacu inovasi dengan menghadirkan variasi visual produk yang lebih segar, kreatif, serta adaptif terhadap selera konsumen modern. Karakteristik kreativitas dinilai menjadi kunci determinan agar produk rumahan mampu bersaing dan memiliki nilai tambah ( value added ).
“Produk celengan gipsum yang ada di Jombangdelik ini sebenarnya sudah sangat bagus. Namun, perlu terus dikembangkan. Salah satu terobosan yang bisa dicoba adalah menjual celengan dalam kondisi polos atau tanpa cat, lalu dipaketkan dengan kuas dan cat warna. Tujuannya agar anak-anak dapat mewarnai sendiri sesuai imajinasi mereka. Jadi, selain media menabung, produk ini bergeser menjadi sarana edukasi dan hiburan,” ulas Sertu Hari S memberikan ide segar. Tak hanya mandek pada urusan modifikasi produk, sang Babinsa juga membagikan resep strategi pemasaran ( marketing ) yang dinilai efektif untuk memperluas penetrasi pasar dan mendongkrak omzet penjualan.
Di antaranya dengan memanfaatkan momentum pasar malam, festival keramaian warga, hingga aktif terlibat dalam pameran UMKM daerah yang kerap menjadi pusat konsentrasi massa. Mendapat kunjungan dan masukan berbobot tersebut, Ibu Yanti selaku salah satu perajin mengaku sangat gembira dan mengapresiasi tinggi perhatian yang ditunjukkan oleh jajaran Koramil Balongpanggang. Ia mengakui, kehadiran Babinsa di tengah rumah produksinya memberikan suntikan energi dan motivasi baru bagi keberlanjutan usahanya.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan masukan berharga yang diberikan oleh Pak Babinsa. Saran-saran mengenai paket celengan edukasi mewarnai tadi benar-benar membuka wawasan baru kami untuk mengembangkan produk yang jauh lebih menarik dan bernilai jual tinggi di pasaran,” pungkas Yanti optimis.
Dengan adanya sinergi yang kuat antara aparat kewilayahan dan pelaku usaha mikro ini, diharapkan klaster kerajinan gipsum di Desa Jombangdelik tidak hanya mampu bertahan, melainkan naik kelas menjadi produk unggulan yang mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. create by Basuki Rahmad




