MII – Surabaya – Dalam rangka memperkuat keimanan dan ketakwaan personel, Komando Daerah TNI AL ( Kodaeral ) V melaksanakan kegiatan Kusri Agama secara terpusat melalui video conference bersama Kotama TNI Angkatan Laut yang berlangsung di Mako Kodaeral V, Surabaya. Jumat (20/7/26).
Kusri Agama merupakan bagian dari pembinaan mental dan rohani guna meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, serta jiwa nasionalisme prajurit dan Aparatur Sipil Negara ( ASN ) TNI Angkatan Laut. Kegiatan Kusri Agama yang pada kesempatan ini dipimpin oleh Kodaeral VII Kupang tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Koarmada RI sebagai upaya membangun sumber daya manusia TNI Angkatan Laut yang profesional, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai spiritual dalam setiap pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Pelaksanaan Kusri Agama berlangsung secara serentak sesuai dengan agama masing-masing. Kusri Agama Islam dilaksanakan di Masjid At-Taqwa, Kusri Agama Kristiani bertempat di Gedung Serba Guna (GSG), sedangkan Kusri Agama Hindu dilaksanakan di Ruang Rapat Rumkital dr. Oepomo Kodaeral V, Surabaya.
Pada Kusri Agama Islam, tausiah disampaikan oleh Ustadz Syarif Idris, S.Sos., M.Ag., dengan mengangkat tema “Hijrah untuk Negara Menguatkan Imam, Loyalitas dan Pengabdian Prajurit TNI kepada Bangsa dan Negara”. Sementara itu, Kusri Agama Kristen menghadirkan Pdt. Sepy M.A. Hawu, S.Th membawakan tema “Totalitas dalam Profesi, Setia dalam Pengabdian”, dan Kusri Agama Hindu menghadirkan Jro Mangku I Ketut Sabda Andika dengan tema “Pembinaan Mental sebagai Sarana membentuk Prajurit TNI AL yang Profesional, Tangguh dan Berkarakter”.
Melalui materi yang disampaikan, para penceramah mengajak seluruh peserta untuk menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam menjalankan tugas, memperkokoh integritas, serta menumbuhkan semangat cinta tanah air sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara. Nilai-nilai tersebut diharapkan mampu memperkuat komitmen prajurit dan ASN TNI Angkatan Laut dalam menjaga persatuan, keutuhan wilayah, dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kegiatan pembinaan rohani ini menjadi salah satu upaya berkelanjutan TNI Angkatan Laut dalam membentuk prajurit dan ASN yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki karakter, moral, serta semangat pengabdian yang tinggi guna mendukung terwujudnya TNI Angkatan Laut yang modern, tangguh, dan berdaya saing. create by Basuki Rahmad




