MII – Surabaya – Kabar duka datang dari dunia sepak bola Surabaya. Tokoh karismatik sekaligus pentolan suporter Persebaya, Andy Kristiantono yang akrab disapa Andie Peci, dilaporkan tutup usia pada Jumat 10 Juli 2026. Kabar meninggalnya Andie Peci dikonfirmasi langsung oleh rekan sejawatnya yang juga koordinator Bonek, Husein Ghozali alias Cak Conk. Menurutnya, Andie Peci mengembuskan napas terakhirnya menjelang siang hari.

“Iya benar, 11.25 WIB sekitar 30 menit yang lalu,” ujar Cak Conk Andie Peci diketahui mengembuskan napas terakhirnya dalam perawatan medis di RSUD dr Mohamad Soewandhi Surabaya. Almarhum memang dikabarkan telah berjuang melawan penyakitnya dan menjalani perawatan intensif selama beberapa waktu belakangan.

Bagi Bonek, kepergian Andie Peci meninggalkan suka mendalam dan rasa sedih. Jasa-jasanya dalam memimpin pergerakan suporter akan selalu dikenang. Rekam jejak Andie Peci memang sangat melekat dengan sejarah bangkitnya Bajul Ijo. Ia merupakan salah satu motor penggerak utama dalam aksi-aksi heroik Bonek demi menuntut keadilan bagi Persebaya saat dibekukan.

Berkat gigihnya pergerakan yang dipimpinnya, PSSI akhirnya memulihkan status keanggotaan Persebaya hingga tim kebanggaan warga Surabaya ini bisa kembali merumput di kasta tertinggi sepak bola tanah air pada awal tahun 2017. “Dia sosok yang kuat, idealismenya tinggi dalam hal memperjuangkan Persebaya sampai kembali diakui,” ujarnya

Terkait lokasi pemakaman, rencananya pihak keluarga akan mengebumikan jenazan Andie Peci di madiun, kepergiannya tidak disangka oleh Bonek Bonita. create by Basuki Rahmad