MII – Bandung – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan personel terhadap potensi kebakaran, Lanud Sulaiman melaksanakan penyegaran penggunaan alat pemadam kebakaran setelah apel pagi di halaman Mako Lanud Sulaiman, Kabupaten Bandung, Kadisops Lanud Sulaiman, Kolonel Lek Marchal Ambron Lasut, S.T., sebelum kegiatan dimulai mengingatkan seluruh personel agar senantiasa waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terlebih di tengah kondisi cuaca panas seperti saat ini. “Seluruh personel agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran. Perhatikan penggunaan peralatan dan colokan listrik, serta apabila membakar sampah harus ditunggu dan dipastikan api benar-benar padam, sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya. Kamis 13 Agustus 2026
Materi penyegaran pemadaman kebakaran disampaikan oleh Kapten Sus Heriyo Wibisono, Kaur DF / Observer Meteo Lanud Sulaiman. Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan fungsi dan tata cara penggunaan pakaian serta perlengkapan pemadam kebakaran, termasuk penggunaan Alat Pemadam Api Ringan ( APAR ).
Personel diberikan penjelasan mengenai tahapan penggunaan APAR, mulai dari mencabut pin pengaman, mengarahkan nozzle ke titik api, hingga teknik penyemprotan yang tepat. Selain itu, personel juga diingatkan untuk selalu memperhatikan arah angin saat melakukan pemadaman agar penyemprotan lebih efektif dan tetap aman. Setelah mendapatkan penjelasan dan contoh secara langsung, para personel kemudian mempraktikkan penggunaan APAR dengan melakukan penyemprotan ke titik api yang telah disiapkan.
Kegiatan dilanjutkan dengan peragaan penggunaan mobil pemadam kebakaran. Dalam praktik tersebut diperagakan tahapan pengoperasian, mulai dari mengeluarkan selang, memasang nozzle, hingga mengarahkan selang menuju titik api. Melalui kegiatan penyegaran ini, diharapkan seluruh personel Lanud Sulaiman memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menghadapi kondisi darurat kebakaran, serta mampu mengambil tindakan awal secara cepat, tepat, dan aman guna mencegah api berkembang dan menimbulkan kerugian yang lebih besar. create by Dayan Sihombing




