MII – Gresik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus mematangkan penataan infrastruktur di kawasan pesisir utara. Salah satunya melalui pelebaran Jembatan Cabean di Desa Ngemboh, Kecamatan Ujungpangkah, yang menghubungkan ruas jalan strategis Ngemboh – Delegan. Kapasitas jembatan yang semula berlebar 5 meter kini resmi diperlebar menjadi 8 meter.
Pembangunan kembali akses vital tersebut terealisasi melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL/CSR) dari PT Orela Shipyard bernilai Rp 700 juta, yang disinergikan dengan perencanaan teknis Pemkab Gresik guna memperkuat konektivitas warga pesisir.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik, Dhiannita Tri Astuti, menegaskan bahwa proyek Jembatan Cabean menjadi wujud konkret bahwa pembangunan daerah tidak harus bertumpu penuh pada anggaran pemerintah semata. “Ini menunjukkan sinergi pembangunan yang nyata. Kebutuhan infrastruktur tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan dunia usaha dan pihak swasta dapat turut mengambil peran sesuai kapasitas serta kebutuhan masyarakat,” ujar Dhiannita,
Dhiannita membeberkan bahwa penanganan Jembatan Cabean tidak sekadar berupa perbaikan atau rehabilitasi parsial, melainkan pembongkaran total dan dibangun ulang dengan struktur konstruksi baru. Langkah ini krusial mengingat titik lokasi jembatan berada di kawasan pesisir yang rentan terhadap gempuran pasang air laut, fenomena rob, dan abrasi. “Jembatan ini dibangun baru dari dasar, sehingga tentunya jauh lebih kuat dan kokoh dibanding sekadar rehabilitasi. Lokasinya berada di kawasan pesisir yang terdampak abrasi dan rob, jadi konstruksinya disesuaikan dengan tantangan alam setempat,” terangnya.
Selain peningkatan ketahanan struktur, pelebaran dari 5 meter menjadi 8 meter disiapkan untuk menampung volume lalu lintas yang terus meningkat sekaligus mengantisipasi proyek pengembangan dan pelebaran ruas jalan Ngemboh–Delegan pada masa mendatang. Tak berhenti pada pembangunan fisik jembatan, Pemkab Gresik juga menyiapkan konsep penataan kawasan di sepanjang koridor jalan Ngemboh–Delegan agar lebih asri.
Penghijauan akan dilakukan secara bertahap melalui penanaman pohon tepi jalan guna memberikan keteduhan dan kenyamanan bagi para pengguna jalan yang melintas. Dhiannita menambahkan, pemetaan dan penanganan infrastruktur jembatan di wilayah utara maupun selatan Gresik terus berjalan secara bertahap menyesuaikan prioritas. Keterlibatan sektor swasta melalui skema CSR menjadi opsi paling efektif dalam mengakselerasi pembangunan di wilayah rawan bencana lingkungan.
“Dengan badan jembatan yang kini lebih lebar dan kokoh, Jembatan Cabean tidak hanya menggantikan fungsi struktur lama, tetapi menjadi pilar pendukung mobilitas warga serta pertumbuhan ekonomi di kawasan pesisir Ujungpangkah,” pukasnya. create by Basuki Rahmad




