MII – Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jatim untuk memberikan 1.000 kacamata gratis kepada guru Taman Kanak-Kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA), dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dalam rangkaian Hari Jadi ke-81 Tahun Jawa Timur.
Program pemeriksaan mata dan pemberian kacamata tersebut dijadwalkan berlangsung di Gedung Islamic Center Surabaya, Minggu 11 Oktober 2026. Kuota 1.000 peserta yang dibuka melalui pendaftaran daring pada 3-5 Oktober 2026 langsung terpenuhi. Khofifah mengatakan, perhatian terhadap kesehatan guru menjadi bagian penting dalam mendukung kualitas pendidikan.
“Guru TK, RA, dan TPQ memiliki peran yang sangat penting dalam meletakkan fondasi pendidikan anak-anak kita. Karena itu, kesehatan dan kenyamanan para guru dalam menjalankan tugas juga perlu menjadi perhatian,” kata Khofifah, Kamis 8 Oktober 2026. Peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan mata sebelum menerima kacamata. Hasil pemeriksaan tersebut menjadi dasar penentuan lensa sesuai kondisi penglihatan masing-masing.
Khofifah berharap program itu dapat menunjang kenyamanan guru dalam menjalankan aktivitas mengajar. “Kita ingin memastikan para guru dapat mengajar dengan nyaman dan optimal. Sebelum menerima kacamata, para peserta akan menjalani pemeriksaan mata terlebih dahulu sehingga lensa yang diberikan sesuai dengan kondisi penglihatan masing-masing,” ujarnya.
Menurut Khofifah, dukungan terhadap kesehatan pendidik merupakan bagian dari upaya membangun sumber daya manusia Jawa Timur. Program tersebut juga menjadi implementasi tema Hari Jadi ke-81 Jawa Timur, “Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan”. Dia menegaskan, pembangunan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga manfaat yang dapat dirasakan langsung masyarakat.
Pelaksanaan program melibatkan sejumlah pihak, di antaranya anggota Perkumpulan Organisasi Pengelola Zakat (POROZ) Jawa Timur, Rumah Sakit Mata Masyarakat (RSMM) Jawa Timur, dan Bank Jatim Syariah. Khofifah mengatakan, kolaborasi antara pemerintah, lembaga pengelola zakat, tenaga kesehatan, dunia usaha, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar semakin banyak kebutuhan masyarakat yang dapat dijangkau.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Jawa Timur H. M. Ghofirin mengatakan, terpenuhinya kuota peserta dalam waktu singkat menunjukkan tingginya minat guru terhadap layanan pemeriksaan kesehatan mata. “Antusiasme para guru menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap layanan kesehatan mata masih cukup besar. Kami bersyukur dapat berkolaborasi dengan Pemprov Jawa Timur dan berbagai pihak untuk menghadirkan manfaat secara langsung kepada para guru,” ucap Ghofirin.
Dia mengapresiasi para muzaki dan donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Jatim. Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan melalui program lain yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Program 1.000 kacamata gratis ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-81 Jawa Timur sekaligus bentuk dukungan terhadap kenyamanan guru sebagai salah satu fondasi pendidikan generasi muda. ceate by Abdul Ghofar




