MII – Jakarta Selatan – Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan Karir Jakarta & Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Expo 2026 bertema ‘Optimis Membuka Akses, Membangun Karir’.

“mendukung warga DKI Jakarta memperoleh pekerjaan yang layak,”
Dengan skema hybrid memungkinkan masyarakat atau pencari kerja untuk menghadiri Job Fair melalui Job Fair daring (Online) melalui platform Karir Jakarta (karir.jakarta.go.id) yang dapat diakses oleh masyarakat/pencari kerja mulai dari 8 hingga 29 Oktober 2026.

Sementara itu, Job Fair luring (Offline) menghadirkan 65 perusahaan dengan peluang kerja dalam negeri dan 10 perusahaan dengan peluang kerja luar negeri pada 22-23 Oktober 2026 di Convention Hall SMESCO Lantai 2, Pancoran, Jakarta Selatan.

Kepala Dinas Nakertransgi DKI Jakarta, Syaripudin mengatakan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di DKI Jakarta Jakarta mengalami penurunan dari 6,03 persen pada Februari 2026 menjadi 5,79 persen pada Mei 2026, atau turun sebesar 0,24 persen poin.

Meskipun demikian, jumlah pengangguran di Jakarta berdasarkan data BPS DKI Jakarta, masih mencapai 323,66 ribu orang sehingga diperlukan langkah-langkah komprehensif dan berkelanjutan untuk menurunkan pengangguran DKI Jakarta (Sumber data: Keadaan Ketenagakerjaan Provinsi DKI Jakarta Agustus 2025 – No. 43/08/31/Th. XXVIII, 05 Agustus 2026 BPS Provinsi DKI Jakarta).

Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat implementasi program kerja JAKARTA BEKERJA sebagai bagian dari kebijakan pembangunan ketenagakerjaan dalam RPJMD Tahun 2025–2029, sekaligus sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan kerja dan menekan tingkat pengangguran.

Ia menyampaikan, fokus utama program kerja ini adalah meningkatkan kualitas dan aksesibilitas layanan ketenagakerjaan, dengan memberikan perhatian khusus kepada masyarakat miskin, kelompok rentan, dan penyandang disabilitas, agar setiap warga memiliki kesempatan yang lebih setara untuk memperoleh pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraannya.

“Sebagai langkah konkret implementasi JAKARTA BEKERJA, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan Karir Jakarta & TKM Expo 2026 yang menghadirkan 12.000 lapangan kerja,” ujarnya, Selasa (20/10).

Syaripudin menjelaskan, pelaksanaan Karir Jakarta & TKM Expo 2026 bertujuan menyediakan informasi lowongan pekerjaan dalam negeri dan luar negeri kepada para pencari kerja, meningkatkan kualifikasi dan kompetensi pencari kerja agar lebih siap bersaing di pasar tenaga kerja, serta memotivasi tenaga kerja muda untuk menjadi talenta aktif dan mandiri.

Tujuan lainnya yakni memberikan kemudahan bagi perusahaan dalam memperoleh tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan dan kualifikasi.

“Para pencari kerja, baik lulusan baru atau fresh graduate, penyandang disabilitas, maupun pencari kerja umum diharapkan dapat berinteraksi langsung dengan perusahaan, memperoleh informasi lowongan kerja, serta melakukan proses lamaran dan wawancara langsung (on the spot). Dengan demikian, proses perekrutan diharapkan menjadi lebih efisien, cepat, dan tepat sasaran,” jelasnya.

Sebagai informasi, selain pameran lowongan kerja, Karir Jakarta & TKM Expo 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung, antara lain:

  • Booth informasi pelatihan dari Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) DKI Jakarta;
  • Talkshow inspiratif dengan narasumber profesional dan praktisi ketenagakerjaan yang membahas topik-topik terkini seperti ketenagakerjaan, kewirausahaan, dan peluang kerja luar negeri;
  • Pameran Tenaga Kerja Mandiri, yang menampilkan berbagai wirausaha binaan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta.

Syaripudin menambahkan, selain melalui penyelenggaraan Job Fair, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta juga terus menyelenggarakan program ketenagakerjaan kepada masyarakat lainnya seperti program pelatihan kerja berbasis kompetensi, program pembentukan tenaga kerja mandiri, serta program pemagangan untuk lulusan SMA/SMK.

“Berbagai program tersebut diharapkan dapat mendukung warga DKI Jakarta memperoleh pekerjaan yang layak baik di dalam maupun luar negeri, sehingga mampu mendorong penurunan angka pengangguran, peningkatan produktivitas daerah, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tandasnya. create by Rahmat Tri Handoko