MII – Bogor – Upaya peningkatan layanan transportasi publik di kawasan Bogor, Depok, dan Bekasi kembali menunjukkan perkembangan positif. Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia ( KAI ), Bobby Rasyidin, menegaskan bahwa pihaknya tengah mempercepat proses perbaikan headway atau jeda waktu keberangkatan KRL di lintas Nambo – Citayam. Kamis (27/11/25).

Dalam agenda penandatanganan kerja sama antara PT KAI dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Bobby menyampaikan bahwa rekayasa operasi pada jalur tersebut sedang berlangsung.

Ia menargetkan, pada kuartal pertama atau paling lambat kuartal kedua tahun 2026, rangkaian KRL di lintas itu sudah bisa beroperasi dengan interval 15 hingga 30 menit sekali. Saat ini, jeda kedatangan kereta di lintas tersebut masih berada di kisaran satu jam.

“Rekayasa operasi Nambo – Citayam sedang kami kerjakan. Harapannya, di Quarter I atau paling lambat Quarter II tahun 2026 kita sudah bisa melayani per 15–30 menit. Sekarang masih 1 jam,” ungkap Bobby.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama PT KAI memang tengah fokus meningkatkan kualitas layanan transportasi massal di wilayah penyangga Jakarta.

Optimalisasi jalur KRL Nambo – Citayam menjadi salah satu langkah prioritas karena jalur ini memiliki potensi besar dalam mengurai kepadatan perjalanan warga, khususnya di jam sibuk.

Dengan peningkatan frekuensi perjalanan, masyarakat di kawasan Nambo, Gunung Putri, Cileungsi, dan sekitarnya akan mendapatkan pilihan transportasi yang lebih cepat, nyaman, dan efisien.

Selain mempercepat headway, upaya optimalisasi ini juga mencakup penyesuaian operasional, peningkatan kapasitas lintas, serta sinkronisasi jadwal dengan layanan KRL lainnya agar mobilitas masyarakat semakin lancar.

Pemerintah daerah menyambut baik rencana tersebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendorong pemanfaatan transportasi publik yang terintegrasi.

Selain mengurangi kepadatan lalu lintas, peningkatan layanan KRL diharapkan dapat menekan penggunaan kendaraan pribadi yang selama ini menjadi salah satu penyumbang kemacetan di wilayah metropolitan Jabodetabek.

Dengan agenda percepatan ini, lintas Nambo – Citayam diproyeksikan menjadi rute yang jauh lebih produktif dan menjanjikan bagi masyarakat.

Tahun 2026 pun menjadi momentum penting untuk menghadirkan layanan KRL yang lebih responsif terhadap kebutuhan warga, sekaligus memperkuat sistem transportasi massal modern di Jawa Barat. create by Gunawan Suhendar