MII – Gresik – Dedikasi tanpa jeda ditunjukkan Tim Pangkas 1 Layanan Aduan Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Gresik. Belum sempat istirahat usai menuntaskan pemangkasan pohon di Sedayu, tim yang sama langsung tancap gas ke Taman Joging Track Jl. Sumatra, Randuagung, Kebomas, Rabu (10/6/2026).

Tiga pohon yang dinilai membahayakan pengunjung taman langsung dieksekusi sejak pukul 09.06 WIB. Rinciannya, pohon sono yang sudah kering kerontang, flamboyan tua berusia sekitar 20 tahun dengan batang patah dan lapuk, serta pohon ketapang yang batangnya retak menganga selebar 5 cm.

Tak main-main, DLH menurunkan armada lengkap: dua unit skylift, satu dumptruck, dan satu L300. Dua skylift naik bersamaan untuk memotong dahan di ketinggian. Begitu dahan jatuh, tim darat sigap memuatnya ke dumptruck dan L300. Hasilnya, dalam hitungan jam joging track kembali steril dari ancaman dahan tumbang.

Kabid Pertamanan DLH Gresik menambahkan, giat ini bukti arahan Bupati dijalankan. “Harapan kami, penanganan responsif terhadap pohon yang membahayakan bisa segera dituntaskan ke depannya. Kami tidak ingin menunggu ada korban dulu baru bergerak. Ruang publik harus aman untuk semua,” tegasnya.

Di lokasi, terlihat petugas dengan cekatan menaikkan potongan dahan ke bak dumptruck DLH. Tulisan “DINAS LINGKUNGAN HIDUP KAB. GRESIK” di badan skylift jadi penanda bahwa negara hadir lewat kerja nyata.

Masyarakat diimbau aktif melapor pohon berbahaya melalui Call Center 112 atau DM Instagram @dlhgresikkab. create by Basuki Rahmad