MII – Bogor – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat ( JBB ) melalui Aviation Fuel Terminal ( AFT ) Halim Perdanakusuma memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui Program Rumah Gizi Rawajaya. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ( PKS ) bersama Kelurahan Pondok Kopi dan Kelompok Rumah Gizi Rawajaya di AFT Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (27/6/26).
Penandatanganan dua PKS untuk periode 2026 – 2029 itu dilakukan oleh AFT Manager Halim Perdanakusuma Irine Yuliana, Lurah Pondok Kopi Sandy Adamsyah, dan Ketua Kelompok Rumah Gizi Rawajaya Akhmad Sokari sebagai mitra pelaksana program. Program Rumah Gizi Rawajaya telah berjalan sejak awal 2026 di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak ( RPTRA ) Rawajaya, Kelurahan Pondok Kopi, Jakarta Timur.
Program pemberdayaan masyarakat ini memanfaatkan lahan perkotaan untuk meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi warga melalui urban farming dan budidaya ikan. Program Rumah Gizi Rawajaya telah berjalan sejak awal 2026 di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Rawajaya, Kelurahan Pondok Kopi, Jakarta Timur.
Program pemberdayaan masyarakat ini memanfaatkan lahan perkotaan untuk meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi warga melalui urban farming dan budidaya ikan. Saat ini, program tersebut melibatkan 20 penerima manfaat yang membudidayakan berbagai jenis sayuran, seperti pakcoy, caisim, cabai rawit, dan melon, serta mengembangkan budidaya ikan lele dan nila.
Lurah Pondok Kopi, Sandy Adamsyah, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara pemerintah kelurahan dan Pertamina dalam menjalankan program tersebut. Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah positif untuk memperkuat sinergi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengapresiasi komitmen Pertamina yang telah menjalin kerja sama dengan Kelurahan Pondok Kopi melalui Program Rumah Gizi Rawajaya. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Sandy.
AFT Manager Halim Perdanakusuma, Irine Yuliana, mengatakan Program Rumah Gizi Rawajaya merupakan bentuk komitmen Pertamina dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Melalui Program Rumah Gizi Rawajaya, kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi warga. Bersama Kelurahan Pondok Kopi dan Kelompok Rumah Gizi Rawajaya, kami berharap program ini dapat memberikan dampak yang berkelanjutan serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Irine. Sementara itu, Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB, Dila Amanda Kenniza, menilai sinergi antara pemerintah, Pertamina, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program pemberdayaan yang berkelanjutan.
“Kami mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam pelaksanaan Program Rumah Gizi Rawajaya. Dengan sinergi antara pemerintah, Pertamina, dan masyarakat, kami optimistis program ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kelurahan Pondok Kopi,” ujar Dila.
Melalui kerja sama tersebut, Pertamina Patra Niaga terus mendorong hadirnya program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan berdampak. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals ( SDGs ), khususnya Tujuan 2 Tanpa Kelaparan dan Tujuan 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. create by Gunawan Suhendar




