MII – Jakarta Barat – Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2024, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan penilangan terhadap 60.533 pengendara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, penindakan dilakukan melalui kamera ETLE dan teguran.

“Tilang ETLE sebanyak 33.460 pelanggar, tilang manual 83 pelanggar, teguran 26.990 pelanggar,” ujar Ade Ary, kepada wartawan, Senin (29/7/2024).

Untuk kendaraan roda dua, mayoritas pelanggaran paling banyak adalah yang tak memakai helm sebanyak 3.738 kasus.

Sedangkan sebanyak 3.660 kasus yakni pengendara yang melawan arus.Untuk kendaraan roda empat, yang tak memakai sabuk pengaman atau safety belt sebanyak 22.637 pelanggar.

“Penggunaan handphone saat berkendara ada 517 pelanggar, melanggar marka jalan 398 pelanggar, kendaraan gunakan rotator/sirine/strobo 74 pelanggar, 1 pelanggar melebihi muatan,” kata Ade Ary.

Ia menambahkan, jumlah pelanggaran roda empat pada tahun ini mengalami kenaikan drastis dibanding 2023.

“Perlu kami jelaskan bahwa roda empat selama 14 hari Operasi Patuh itu, terjadi peningkatan 16.665 pelanggaran,” ucapnya.

“Operasi Patuh tahun 2023 roda empat melakukan pelanggaran 6.971, dan di tahun 2024 ini ditemukan 23.636 pelanggaran. Ini meningkat 239 persen atau meningkat 16.665 pelanggaran,” sambung dia.create by Daniel P Sinaga