MII – Bogpr – Masalah klasik yang kerap luput dari perhatian kini kembali mencuat di Kabupaten Bogor, yaitu toilet sekolah. Dinas Pendidikan ( Disdik ) Kabupaten Bogor mengungkap, hampir seluruh sekolah di wilayah tersebut membutuhkan pembangunan maupun perbaikan toilet.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana ( Sarpras ) Disdik Kabupaten Bogor, Yanto Pradipta, menjelaskan bahwa kebutuhan itu muncul karena berbagai faktor, mulai dari rasio jumlah siswa yang tak sebanding, kerusakan akibat bencana alam, hingga minimnya lahan untuk membangun fasilitas sanitasi baru.

“Hampir seluruh sekolah butuh toilet. Ada yang punya tapi tidak sesuai rasio jumlah siswa, ada yang butuh tapi tak punya lahan. Ada juga yang rusak karena bencana,” ujar Yanto, Sabtu (11/10/25).

Menurutnya, kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Pasalnya, keberadaan toilet bukan sekadar fasilitas pendukung, tetapi bagian dari kenyamanan dan kesehatan lingkungan belajar siswa.

Yanto menyebutkan, setelah melalui pembahasan dengan pimpinan daerah, rehabilitasi dan pembangunan toilet menjadi salah satu target prioritas dalam APBD Perubahan Tahun 2025. “Target kita tahun ini fokus pada rehabilitasi dan pembangunan toilet sekolah,” katanya.

Namun, Yanto tak menampik bahwa proyek ini bukan tanpa kendala.Salah satu tantangan terbesar adalah keterbatasan lahan di beberapa sekolah, terutama di kawasan padat penduduk.

“Ada sekolah yang sebenarnya sangat membutuhkan toilet tambahan, tapi lahannya sempit sekali. Jadi harus ada solusi desain dan efisiensi ruang,” tambahnya.

Selain perbaikan toilet, sejumlah sekolah juga membutuhkan sarana dan prasarana tambahan akibat terdampak bencana. Mulai dari dua ruang kelas yang rusak, hingga kekurangan mebelair seperti meja dan kursi belajar.

“Beberapa utilitas juga terdampak bencana. Jadi selain toilet, kita juga upayakan pemenuhan mebelair dan rehab ruang kelas,” jelas Yanto.

Dinas Pendidikan berharap, langkah rehabilitasi ini dapat mulai terealisasi akhir tahun ini hingga tahun depan, seiring dengan kebijakan Bupati Bogor yang menempatkan pemenuhan mebelair, pembangunan toilet, dan rehabilitasi ruang kelas sebagai tiga fokus utama pembangunan pendidikan.

“Mudah-mudahan tahun ini dan tahun depan, tiga pekerjaan itu bisa terealisasi sesuai arahan Bupati,” pungkas Yanto. Dengan langkah ini, Pemkab Bogor berupaya memastikan setiap anak bisa belajar dengan nyaman dan sehat, tanpa harus khawatir soal toilet yang layak di sekolahnya. create by Gunawan Suhendar