MII – Bogor – Pembangunan Tol Serpong – Bogor melalui Parung mulai dipersiapkan sebagai solusi untuk mengurai kemacetan di Jalan Raya Parung dan jalur alternatif menuju Bogor dari arah Jakarta. Proyek jalan tol sepanjang kurang lebih 32 kilometer ini memiliki nilai investasi sekitar Rp 12,35 triliun. Pembangunan Tol Serpong – Bogor via Parung akan dilakukan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha atau KPBU. Dengan skema tersebut, proyek ini tidak menggunakan dana APBN secara langsung. Senin 15 Juni 2026
Jika sudah beroperasi, tol ini diperkirakan dapat memangkas waktu perjalanan dari Serpong menuju Bogor secara signifikan. Perjalanan yang saat ini bisa memakan waktu 2 hingga 3 jam saat jam padat, nantinya diperkirakan hanya sekitar 45 menit. Saat ini, proyek Tol Serpong–Bogor via Parung masih berada dalam tahap penyusunan perencanaan teknis. Progres perencanaannya disebut telah mencapai sekitar 80 persen. Pemerintah menargetkan jalan tol tersebut mulai beroperasi pada akhir tahun 2028.
Tol Serpong – Bogor via Parung nantinya akan dikelola oleh PT Bogor Serpong Infra Selaras atau BSIS, konsorsium yang terdiri dari sejumlah perusahaan BUMN dan swasta.Kehadiran tol ini diharapkan menjadi akses baru yang lebih cepat bagi masyarakat dari kawasan Serpong, Parung, hingga Bogor.
Selain mengurangi beban lalu lintas di Jalan Raya Parung, proyek ini juga diproyeksikan mendorong konektivitas wilayah dan pertumbuhan ekonomi di kawasan penyangga Jakarta. Masyarakat kini menunggu realisasi proyek tersebut agar kemacetan yang selama ini menjadi keluhan di jalur Parung dapat berkurang secara bertahap. create by Gunawan Suhendar




