MII – Lamongan – Universitas Islam Lamongan ( Unisla ) terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal. Melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan ( PPK Ormawa ) 2026. Unit Kegiatan Mahasiswa ( UKM ) Duta Kampus Unisla mendampingi masyarakat Desa Margoanyar, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, dalam mengembangkan usaha kelompok olahan ikan tambak dan penguatan branding produk lokal menuju Desa Wirausaha.
“Desa Margoanyar memiliki potensi besar di sektor perikanan tambak. Namun, sisa hasil panen berupa ikan berukuran kecil ( under size fish ) masih belum dimanfaatkan secara optimal dan memiliki nilai jual yang rendah.” ujar Ketua PPK Ormawa UKM Duta Kampus Unisla, Amanda Dwi Nurhidayati Nisa. Rabu 26 Agustus 2026.
“Kondisi tersebut kemudian dikembangkan menjadi peluang usaha melalui pengolahan ikan menjadi produk bernilai tambah, dengan kerupuk ikan tambak sebagai produk unggulan yang diharapkan menjadi ciri khas Desa Margoanyar.”imbuhnya.
Selain itu, dikembangkan pula berbagai produk turunan seperti nugget ikan, sambal ikan, dan otak – otak bandeng. Program ini tidak hanya memberikan pelatihan pengolahan ikan, tetapi juga mendampingi masyarakat dalam manajemen usaha, pengemasan, branding, pemasaran digital, serta pengurusan legalitas usaha seperti NIB, PIRT, dan sertifikasi halal.
Produk juga diarahkan untuk dipasarkan melalui media sosial dan marketplace agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Sasaran program meliputi masyarakat usia produktif, khususnya ibu rumah tangga, pemuda, petambak, buruh tambak, dan calon wirausaha lokal.
“Berdasarkan survei awal, sekitar 90 persen responden menyatakan sisa hasil panen tambak belum dimanfaatkan secara produktif, sementara sekitar 80 persen tertarik mengembangkan usaha olahan perikanan apabila mendapatkan pelatihan dan pendampingan.” tutur Amanda. Melalui kolaborasi mahasiswa, dosen pendamping, pemerintah desa, BUMDes, UMKM, dan mitra eksternal, program ini ditargetkan mampu membentuk usaha kelompok pengolahan ikan tambak yang aktif dan berkelanjutan.
Dengan pemanfaatan potensi lokal, pengembangan produk unggulan dan produk turunannya, penguatan branding, legalitas, serta perluasan pemasaran, Desa Margoanyar diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi hasil tambak dan berkembang menjadi Desa Wirausaha berbasis potensi lokal.
Tim PPK Ormawa UKM Duta Kampus Universitas Islam Lamongan menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) beserta seluruh jajaran atas dukungan dan kesempatan yang diberikan melalui pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) tahun 2026.
“Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi tim untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat serta mewujudkan Desa Margoanyar sebagai Desa Wirausaha berbasis potensi lokal.” tandasnya. create by




