MII – Pancur Batu – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pancur Batu melaksanakan tes urine terhadap warga binaan, Kamis (22/10/2026), sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah penyalahgunaan narkoba sekaligus memperkuat pengawasan keamanan di dalam lapas.


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Lapas Kelas IIA Pancur Batu menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba. Pemeriksaan dilakukan dengan pengawasan petugas sesuai prosedur yang berlaku.
Kepala Lapas Kelas IIA Pancur Batu, Tribowo,

menegaskan bahwa pengawasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan serta mendukung kelancaran program pembinaan warga binaan.
Tes urine secara berkala diharapkan dapat membantu mendeteksi potensi penyalahgunaan narkoba sejak dini, sekaligus memperkuat kedisiplinan dan integritas di lingkungan pemasyarakatan.


Hasil Pemeriksaan Menjadi Tolok Ukur Evaluasi
Pelaksanaan tes urine tidak hanya menjadi kegiatan pengawasan rutin, tetapi juga perlu ditindaklanjuti dengan evaluasi berdasarkan hasil pemeriksaan. Transparansi mengenai jumlah warga binaan yang diperiksa, hasil tes, serta langkah tindak lanjut apabila ditemukan hasil positif menjadi aspek penting dalam mengukur efektivitas pencegahan narkoba.


Lapas Kelas IIA Pancur Batu diharapkan terus memperkuat pengawasan secara konsisten agar upaya pemberantasan narkoba tidak berhenti pada pemeriksaan semata, melainkan menjadi bagian dari sistem pengamanan dan pembinaan yang berkelanjutan.


Dengan langkah tersebut, upaya mewujudkan lapas yang aman, profesional, dan berintegritas diharapkan semakin terukur serta memberikan kepercayaan kepada masyarakat. create by Dayan Sihombing