MII – Lamongan – Program Makan Bergizi Gratis ( MBG ) di Desa Tawangrejo, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan menuai komplain. Menu nasi yang dibagikan ke KPM diduga terdapat ulat mencuat di grup WhatsApp. Kejadian bermula saat menu ayam suwir, tempe, tumis sawi, buah jeruk dan nasi hendak dibawa pulang. Di dalam nasi ditemukan benda kecil putih kecoklatan memanjang menyerupai ulat.
Seorang kader posyandu mengunggah ke grup WhatsApp MBG desa. “Pak ini di nasinya ada seperti ini tolong diteliti lagi,” tulisnya sambil menunjukkan foto benda tersebut. Ia juga menyoroti porsi tempe yang hanya separuh dan 2 hari tidak ada sampel untuk PIC. Kader lain menanggapi agar segera disampaikan ke SPPG untuk evaluasi dapur MBG.
Program MBG 3B ini menyasar ibu hamil, balita, dan masyarakat untuk pencegahan stunting. Menu disuplai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ( SPPG ) Lamongan Turi Geger. Kepala SPPG Lamongan Turi Geger, Ir. Ahmad Arif Fathoni, M.T., memberi klarifikasi. Ia menyebut benda itu bukan ulat.
“Kami ingin mengklarifikasi bahwa benda di dalam nasi tersebut bukan ulat, melainkan udang rebon (ebi) yang digunakan untuk menambah cita rasa,” ujar Fathoni. Admin grup juga sudah menyampaikan hal sama ke PIC sekolah dan posyandu. “Menu nasi hari ini terdapat campuran udang rebon. Mohon informasikan jika ada penerima alergi udang,” tulis admin. Fathoni menambahkan akan mengecek foto dan lokasi kejadian. “Biasanya itu porsi kecil. Maturnuwun atas masukannya,” lanjutnya.
Namun setelah dikirimkan gambar udang rebon/ebi, Fathoni belum memberi konfirmasi lanjutan. Terpisah, seorang nelayan / petambak bernama Ashuri yang ditanya soal foto tersebut menyebut, “Salah, ini ulat,” ujarnya singkat. Rabu 5 Agustus 2026. SPPG memastikan akan menelusuri temuan ini agar distribusi MBG tetap higienis dan sesuai standar. create by Basuki Rahmad




