MII – Aceh – Presiden RI Prabowo Subianto mengawali tahun 2026 dengan meninjau langsung wilayah terdampak bencana di Aceh Tamiang, Aceh. Kunjungan ini menjadi penegasan komitmen pemerintah pusat dalam memastikan pemulihan pascabencana berjalan cepat dan terkoordinasi. Jumat (2/01/26)

Setelah sehari sebelumnya mengunjungi Tapanuli Selatan, Prabowo memantau hunian sementara ( Huntara ) yang dibangun Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara ( Danantara ).

Hunian tersebut disiapkan bagi warga yang terdampak bencana di wilayah Aceh. “Saya kemarin sempat ke Tapanuli Selatan. Dan hari ini saya kembali ke Aceh Tamiang yang merupakan salah satu kabupaten yang paling besar terdampak bencana,” ujar Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat koordinasi.

Rapat tersebut dihadiri sepuluh menteri Kabinet Merah Putih, 15 direktur utama BUMN, Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, serta Bupati Aceh Tamiang. Presiden Prabowo Subianto menjelaskan tidak semua lokasi bencana bisa ia datangi secara bersamaan. “Saya minta maaf, saya belum bisa ke semua titik bencana, tapi saya pilih hadir di tempat-tempat yang sedang ada kegiatan penting,” katanya.

Kepala Negara menegaskan akan tetap berupaya mendatangi daerah lain yang terdampak parah. “Insya Allah saya coba tetap ke daerah-daerah yang dampaknya besar. Akan saya datangi,” tegasnya. create by Ahmad Fauzan