MII – Jakarta – Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Inggris dinilai sebagai langkah diplomatik yang strategis dan relevan dengan dinamika geopolitik global yang semakin kompleks. Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, menekankan pentingnya posisi Inggris dalam arsitektur keamanan internasional.

Menurut Amelia, Inggris tetap menjadi aktor kunci dalam percaturan global, baik melalui perannya di NATO, pengaruhnya di kawasan Eropa, maupun jejaring intelijen global yang dimilikinya. Oleh karena itu, kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo mencerminkan pendekatan politik luar negeri Indonesia yang pragmatik, berimbang, dan berorientasi pada kepentingan nasional jangka panjang.

“Kunjungan ini menunjukkan bahwa Indonesia mampu membaca perubahan lanskap geopolitik dunia secara cermat, terutama di tengah meningkatnya ketegangan global, fragmentasi tatanan internasional, serta pergeseran pusat kekuatan dunia,” ujar Amelia. Kamis (22/1/26)

Amelia menilai terdapat sejumlah langkah strategis yang perlu ditindaklanjuti secara konkret pascakunjungan tersebut. Salah satu yang utama adalah penguatan kerja sama pertahanan dan keamanan. “Inggris memiliki kapabilitas unggul dalam teknologi pertahanan, modernisasi alutsista, serta sistem keamanan siber dan intelijen,” ucap Amelia.

“Ini merupakan peluang penting bagi Indonesia untuk mendukung transformasi postur pertahanan nasional, termasuk peningkatan interoperabilitas dan penguatan industri pertahanan dalam negeri,” tambahnya.

Selain itu, Amelia menyoroti pentingnya pendalaman dialog strategis terkait geopolitik dan keamanan kawasan. Inggris dinilai masih memiliki pengaruh signifikan dalam merespons dinamika Indo-Pasifik, termasuk isu Laut Cina Selatan, keamanan maritim, dan stabilitas kawasan.

“Indonesia dapat memosisikan diri sebagai mitra strategis yang kredibel sekaligus penyeimbang dalam menjaga stabilitas regional,” ungkapnya.

Aspek lain yang tak kalah penting adalah penguatan diplomasi ekonomi dan teknologi strategis. Amelia menyebut Inggris sebagai salah satu pusat inovasi global di bidang teknologi pertahanan, energi terbarukan, dan kecerdasan buatan. create by Yulianto