MII – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan dukacita mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang dilaporkan gugur dalam serangan militer pada awal Maret 2026.

Penyampaian belasungkawa tersebut dilakukan melalui surat resmi yang ditujukan kepada Presiden Iran, Masoud Pezeshkian.

“Presiden Prabowo Subianto menulis surat dukacita atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang gugur dalam serangan militer pada awal Maret 2026,” kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam pernyataannya.

Menurut Teddy, surat tersebut memuat ungkapan simpati dan penghormatan dari pemerintah serta rakyat Indonesia atas wafatnya tokoh yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan politik Iran selama beberapa dekade terakhir.

“Surat resmi yang berisi belasungkawa mendalam atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei tersebut ditujukan kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian,” lanjutnya.

Sebagai bagian dari proses diplomatik, surat resmi dari Presiden RI tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Luar Negeri Sugiono kepada Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di Jakarta.

Langkah tersebut merupakan bentuk penghormatan diplomatik pemerintah Indonesia kepada pemerintah dan rakyat Iran atas kepergian pemimpin tertinggi negara tersebut.

Penyampaian surat belasungkawa ini juga dilakukan menjelang prosesi pemakaman Ayatollah Khamenei yang direncanakan akan berlangsung di Mashhad.

Kota tersebut dikenal sebagai salah satu kota suci bagi umat Muslim di Iran sekaligus kota terbesar kedua di negara itu.

Pemerintah Indonesia menyampaikan empati mendalam kepada pemerintah dan rakyat Iran atas kehilangan sosok yang memiliki peran penting dalam kehidupan politik dan sosial negara tersebut.

Melalui penyampaian surat dukacita ini, Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga hubungan persahabatan serta kerja sama yang baik dengan Iran di berbagai bidang, termasuk diplomasi, ekonomi, dan hubungan antar masyarakat kedua negara.

Langkah tersebut sekaligus mencerminkan prinsip diplomasi Indonesia yang senantiasa menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, solidaritas antarbangsa, serta penghormatan terhadap hubungan bilateral yang telah lama terjalin antara Indonesia dan Iran. create by Yulianto