MII – Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya untuk memberantas korupsi dan berbagai praktik penyelewengan yang selama ini menggerogoti kekayaan negara. Menurutnya, Indonesia tidak boleh kalah dari pihak-pihak yang mencoba mengambil kekayaan rakyat demi kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu. Prabowo menekankan korupsi dan penyelewengan merupakan praktik yang bertentangan dengan nilai agama, moral, dan prinsip pemerintahan yang baik.
Maka dari itu, pemerintah bertekad untuk membersihkan tata kelola negara dari praktik-praktik yang merugikan rakyat. “Memang kita harus menghilangkan korupsi, penyelewengan, semua praktik-praktik yang tidak benar dan tidak baik yang dilarang oleh semua agama,” kata Presiden Prabowo.
Presiden menegaskan sejarah telah membuktikan tidak ada negara yang mampu mencapai kemajuan apabila pemerintahnya gagal menegakkan integritas dan membersihkan diri dari korupsi. “Tidak ada negara yang berhasil manakala pemerintahnya tidak mampu membersihkan diri dari korupsi. Ini ajaran agama dan sejarah,” ujar Kepala Negara. Lebih jauh, Presiden Prabowo juga menyoroti praktik pengurasan kekayaan bangsa oleh pihak-pihak tertentu yang kemudian membawa hasilnya ke luar negeri.
Tindakan tersebut, kata Prabowo, bukan hanya merugikan negara, tetapi juga melemahkan rakyat Indonesia. “Kita tidak boleh kalah dengan mereka yang ingin mengambil kekayaan rakyat, membawanya ke negara lain, dan memelihara bangsa dan rakyat Indonesia dalam keadaan lemah,” tegasnya. create by Yulianto




