MII – Serang – Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Wali Kota Serang, Budi Rustandi. Kali ini dibuktikan dengan membantu pelunasan tunggakan biaya pendidikan seorang warga yang selama enam tahun belum dapat mengambil ijazah sekolahnya karena keterbatasan ekonomi.

Bantuan tersebut diberikan kepada Muhammad Satria, warga Lopang, Kecamatan Serang, yang merupakan anak yatim dan tinggal bersama ibunya yang tengah berjuang melawan penyakit gagal ginjal sehingga harus menjalani cuci darah setiap bulan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika ( Diskominfo ) Kota Serang, Triningsih, menjelaskan bahwa Satria telah menyelesaikan pendidikan di SMA Nurul Islam pada 2020. Namun, kondisi ekonomi keluarga membuat dirinya belum mampu melunasi kewajiban administrasi sekolah sehingga ijazah baru dapat diambil pada tahun ini.

“Namanya Muhammad Satria, dia seorang anak yatim yang tinggal bersama ibunya. Kebetulan ibunya itu kondisinya sangat memprihatinkan karena menderita sakit gagal ginjal yang satu bulan sekali harus cuci darah,” katanya. “Tahun 2020 dia seharusnya lulus SMA, tapi baru kemarin berkat kepedulian Bapak Wali Kota, ijazah tersebut bisa diambil,” ujar Triningsih. Kamis 30 Juli 2026

Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut bukan karena pihak sekolah menahan ijazah, melainkan keluarga Satria belum memiliki kemampuan untuk melunasi biaya pendidikan di sekolah swasta tersebut. “Bukan ditahan ya, jadi ada perbedaan ditahan dan belum membayar administrasi. Jadi, Satria tidak bisa mengambil ijazah di sekolah tersebut karena memang tidak bisa menebusnya, karena kan itu sekolah swasta dan bukan gratis juga saat itu,” jelasnya. Menurut Triningsih, total tunggakan yang harus diselesaikan mencapai sekitar Rp5,4 juta. Nominal tersebut telah mendapat keringanan dari pihak sekolah sebelum akhirnya dilunasi melalui bantuan Wali Kota Serang.

Ia juga menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD ), melainkan murni dari kepedulian pribadi Wali Kota Serang kepada masyarakat yang membutuhkan. “Ini bukan menggunakan uang APBD. Ini total uang murni, pure dari pemikiran Pak Wali Kota, Pak Budi Rustandi, yang berpikir bagaimana cara mendapatkan uang untuk bisa membantu warga yang kesulitan,” katanya.

Triningsih berharap ijazah yang kini telah diterima dapat menjadi bekal bagi Satria untuk melanjutkan pendidikan maupun memperoleh pekerjaan sehingga mampu membantu perekonomian keluarga. “Mudah – mudahan Satria dengan adanya ijazah tersebut bisa melanjutkan kuliah dan juga bisa memperoleh masa depan yang lebih baik lagi, terutama bisa membantu ibunya yang sedang menderita sakit,” ujarnya.

Selain itu, ia mengajak masyarakat yang memperoleh bantuan serupa agar memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya sebagai amanah untuk membangun masa depan yang lebih baik. “Benar – benar manfaatkan ijazah ini, gunakan dengan baik untuk mencari pekerjaan. Karena mencari uang itu sangat sulit sekali, ini amanah dari Pak Wali Kota,” tutup Triningsih.

Triningsih juga mengungkapkan bahwa masih terdapat warga lain di Kota Serang yang menghadapi persoalan serupa. Pemerintah Kota ( Pemkot ) Serang akan terus mendorong kolaborasi dan kepedulian berbagai pihak agar semakin banyak masyarakat kurang mampu yang dapat memperoleh akses terhadap hak pendidikan dan kesempatan meraih masa depan yang lebih baik. create by Rudi Susanto