MII – Surabya – Ribuan massa yang tergabung dalam Gerakan Sopir Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa di sejumlah titik strategis di Kota Surabaya, Rabu, 30 September 2026. Pergerakan massa aksi dimulai sejak pukul 09.20 WIB dari kawasan Puspa Agro, Sidoarjo, sebelum akhirnya mendatangi Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur di Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, massa GSJT kini telah memadati halaman depan Kantor Dishub Jatim, ratusan kendaraan terparkir menutupi akses jalan Ahmad Yani. Koordinator Aksi, Angga Firdiansyah, menyampaikan bahwa unjuk rasa kali ini melibatkan setidaknya 1.000 unit kendaraan. “Aksi ini diikuti sekitar 1.000 kendaraan, terdiri dari 250 unit truk towing dan sisanya merupakan kendaraan jenis Fuso serta tronton,” ujar Angga.

Angga menjelaskan, salah satu tuntutan utama mereka mendatangi Dishub Jatim adalah untuk meminta kepastian serta kejelasan regulasi mengenai operasional kendaraan towing. Pasalnya, para sopir towing kerap menemui kendala saat mendaftar barcode pembelian BBM bersubsidi. “Enggak bisa terdaftar, ditolak terus. Kalau dulu awalnya sempat bisa. Makanya kami ke Dishub untuk meminta kejelasan regulasi terkait kendaraan towing ini,” tegas Angga.

Setelah menyampaikan aspirasi di Kantor Dishub Jatim, massa aksi berencana melanjutkan konvoi ke kantor Pertamina Jagir. create by Sukron