MII – Jakarta Utara – Kelompok Wanita Tani Ibu Kebun (KWT Ibun) di lingkungan Gereja Kim Tae Gon, Jalan Puspa Gading Timur, RW 16, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, berhasil memanen 14 kilogram sayur dan buah dari lahan pertanian perkotaan atau urban farming. Panen kali ini terasa istimewa karena menjadi panen perdana buah melon.
“Ketahanan pangan”
Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara, Novy Christine Palit mengatakan, hasil panen tersebut terdiri atas enam kilogram melon varietas Alisan dan Rock, lima kilogram kangkung, serta masing-masing satu kilogram cabai, terong, dan tomat.
“Kegiatan ini menjadi bukti nyata pemanfaatan lahan tidur yang semula becek dan terbengkalai kini berhasil menjadi area hijau yang produktif,” ujarnya, Jumat (16/10).
Novy menjelaskan, Suku Dinas KPKP Jakarta Utara akan terus memberikan pembinaan secara berkala, termasuk bantuan sarana dan prasarana serta bibit untuk mendukung pengembangan urban farming.
Upaya ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Jakarta Utara dalam mengoptimalkan pemanfaatan ruang terbuka, sekecil apa pun, guna memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
“Pemanfaatan lahan kosong, sekecil apa pun diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau,” terangnya.
Camat Kelapa Gading, DTM Rahmat Syahputra mengapresiasi konsistensi pengelola kebun dalam mengembangkan lahan tersebut menjadi area pertanian produktif. Pihaknya juga siap mendukung pengembangan kawasan itu agar dapat menjadi sarana agrowisata lokal terpadu.
“Progres penataannya sangat baik. Kami mendukung penuh agar lokasi ini terus dirawat dan dipercantik sehingga bisa dinikmati jemaat maupun warga yang berolahraga, sekaligus menjadi ruang edukasi pertanian perkotaan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua KWT Ibun Gereja Kim Tae Gon, Henni Iriyawati menyampaikan terima kasih atas dukungan dan sinergisitas jajaran Pemerintah Kota Jakarta Utara melalui Suku Dinas KPKP dan pihak Kecamatan Kelapa Gading.
Menurutnya, hasil panen tersebut dibagikan kepada jemaat dan warga setempat. Sebagian hasil panen juga dinikmati bersama sebagai bentuk kebersamaan para pengelola kebun dan masyarakat.
“Kebun ini menjadi wadah aktivitas positif bagi kaum ibu. Kami ingin kebun ini dapat menjadi ikon percontohan di Jakarta Utara, membuktikan bahwa keterbatasan lahan perkotaan bukan halangan untuk berdaya dan mandiri pangan,” tandasnya. create by Ahmad Catur NBU




