MII – Jakarta Barat – Revitalisasi hilir Kali Apuran dan pembangunan rumah pompa (Rupom) pada lahan sepanjang 100 meter, dirancang untuk mengatasi genangan di wilayah Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Kedaung Kaliangke dan Kelurahan Kapuk.
Aliran dari Kali Apuran akan dibuat empat kolom saluran Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Barat, Mustajab menjabarkan, revitalisasi akan memperlebar eksisting hilir Kali Apuran dari lima meter menjadi tujuh hingga 10 meter sesuai sesuai kondisi trase. Lalu tepian kedua sisi kali akan dipasang sheetpile sepanjang 100 meter. Sedangkan Rumah Pompa Kali Apuran akan dilengkapi delapan pompa yang masing-masing berkapasitas 1.500 liter perdetik. “Setelah pembongkaran selesai akan dilanjutkan pemagaran, pekerjaan sipil dan baru pengerjaan pembangunan rumah pompa,” katanya, Rabu (28/10/26).
Dijelaskan Mustajab, Rupom Kali Apuran akan didirikan pada area bantaran Kali Cengkareng Drain tepat di outlet Kali Apuran. “Nantinya, aliran dari Kali Apuran akan dibuat empat kolom saluran Rupom,” ungkapnya.
Lalu, pada area lahan RT 08/12 Kelurahan Kapuk yang tengah dilakukan pembongkaran, akan didirikan infrastruktur fasilitas pendukung genset. Lalu, di area outlet Kali Apuran menuju Rupom juga akan dibuatkan pintu air yang dilengkapi dengan saringan sampah.
Diperkirakan, Rupom Kali Apuran benar-benar bisa aktifkan sebagai infrastruktur pengendali banjir pada Desember 2027 mendatang. “Sebagai mitigasi banjir selama masa pembangunan, puncak penghujan di akhir 2026 atau awal 2027 nanti, Kami siapkan pompa mobile berkekuatan 1.000 liter perdetik,” tandasnya. create by Rahmat Tri Handoko




